Minggu, 07 Februari 2016

MATERI UJIAN PKN SESUAI SKL TP. 2015-2016


MATERI UJIAN MADRASAH PKN SESUAI SKL TP. 2015-2016
KKMA 02 JEPARA


Membaca adalah kegiatan meresepsi, menganalisa, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan. Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati. Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras-keras di depan umum. Sedangkan kegiatan membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan seksama yang dilakukan untuk mengrti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.
Membaca sebagai salah satu keharusan dalam proses belajar, maka mari kita membaca dengan membaca kita bisa mengusai dunia dan ahirat. terkait dengan SKL PKN TP. 2015-2016, Saya mencoba menyusun materi sesuai SKL tersebut monggo Bapak/Ibu guru PPKn yang kami hormati dan siswa -siswi yang kami sayangi silahkan download Materi SKL PKN Tahun Pelajaran 2015-2016 klic disini. mudah mudahan bermanfaat.

https://id.wikipedia.org/wiki/Membaca
https://id.wikipedia.org/wiki/Belajar

Selasa, 02 Februari 2016

Buku PPKn Kelas XII kurikulum 2013

BUKU GURU DAN SISWA 
PPKN KELAS XII KRIKULUM 2013

Belajar menjadi guru yang sempurna....

Ada beberaapa pengertian yang digunakan untuk mendefinisikan kegiatan mengajar. Antara lain :
1.  Definisi klasik menyatakan bahwa mengajar diartikan sebagai penyampaian sejumlah pengetahuan karena pandangan yang seperti ini, maka guru dipandang sebagai sumber pengetahuan dan siswa dianggap tidak mengerti apa – apa. Pengertian ini sejalan dengan pandangan Jerome S. Brunner yang berpendapat bahwa mengajar adalah menyajikan ide, problem atau pengetahuan dalam bentuk yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh siswa.
2.      Definisi modern menolak Pandangan klasik seperti diatas, oleh sebab itu pandangan tersebut kini mulai ditinggalkan. Orang mulai beralih ke pandangan bahwa mengajar tidaklah sekedar menyampaikan ilmu pengetahuan, melainkan berusaha membuat suatu situasi lingkungan yang memungkinkan siswa untuk belajar. Para ahli pendidikan yang sejalan dengan pendapat tersebut antara lain : Nasution, yang merumuskan bahwa mengajar adalah suatu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik – baiknya dan menghubungkan dengan anak, sehingga terjadilah proses belajar mengajar.
3.    Menurut Tyson dan Caroll menyatakan bahwa mengajar adalah sebuah cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara guru dengan siswa yang sama – sama aktif melakukan kegiatan. Sedangkan Tordif berpendapat bahwa mengajar adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang (guru) dengan tujuan membantu dan memudahkan orang lain (siswa) untuk melakukan kegiatan belajar.

Adapun konsep baru tentang mengajar menyatakan bahwa mengajar adalah membina siswa bagaimana belajar, bagaimana berfikir dan bagaimana menyelidiki. Berdasarkan uraian diatas dapat dipahami bahwa aktivitas yang sangat menonjol dalam pengajaran ada pada siswa. Namun, bukan berarti peran guru tersisihkan, tetapi diubah, kalau guru dianggap sebagai sumber pengetahuan, sehingga guru selalu aktif dan siswa selalu pasif dalam kegiatan belajar mengajar. Guru adalah seorang pemandu dan pendorong agar siswa belajar secara aktif dan kreatif. (http://mitanggel.blogspot.com/2009/09/pengertian-mengajar.html)


Bapak / Ibu Guru PPKn Kelas XII dapat download buku guru disini dan buku siswa disni . buku ini diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah diterbitkan pada alamat resmi kemendikbud, saya hanya membantu memberi alternatif Bapak/Ibu guru supaya lebih mudah dalam mengakses. mudah-mudahan bermanfaat.



Minggu, 24 Januari 2016

MOTIVASI BELAJAR SISWA


MOTIVASI BELAJAR SISWA



         Pengertian Motivasi Belajar

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapai (Sardiman, 1986: 75).

Demikian dalam belajar, prestasi siswa akan lebih baik bila siswa memiliki dorongan motivasi orang tua untuk berhasil lebih besar dalam diri siswa itu. Sebab ada kecenderungan bahwa seseorang yang memiliki kecerdasan tinggi mungkin akan gagal berprestasi karena kurang adanya motivasi dari orang tua.


Fungsi Motivasi Belajar

Motivasi dalam belajar sangat penting artinya untuk mencapai tujuan proses belajar mengajar yang diharapkan, sehingga motivasi siswa dalam belajar perlu dibangun.

Menurut Nasution (1982:77) motivasi memiliki tiga fungsi yaitu:
  1. Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak motor yang melepas energi.
  2. Menentukan arah perbuatan , yakni kearah tujuan yang hendak dicapai.
  3. Menyeleksi perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi guna mencapai tujuan, dengan menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan tersebut.
Seseorang melakukan sesuatu usaha karena adanya motivasi. Motivasi yang lebih baik dalam beajar akan menunjukkan hasil yang baik, dengan kata lain bahwa dengan usaha yang tekun yang didasari adanya motivasi, akan dapat melahirkan prestasi yang baik.

McClelland dan Atkinson dalam Sri Esti (1989: 161) mengemukakan bahwa motivasi yang paling penting untuk psikologis pendidikan adalah motivasi berprestasi, dimana seseorang cenderung untuk berjuang mencapai sukses atau memilih kegiatan yang berorientasi untuk tujuan sukses atau gagal. Intensitas motivasi siswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajar siswa tersebut.

Jenis-jenis Motivasi Belajar

Secara umum motivasi dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu (Prayitno, 1989: 10).

a. Motivasi Instrinsik

Menurut Priyitno (1989: 11) motivasi  intrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan oleh faktor pendorong dari dalam diri (internal) individu. Tingkah laku individu itu terjadi tanpa dipengaruhi oleh faktor-faktor dari lingkungan. Tetapi individu bertingkah laku karena mendapatkan energi dan pengaruh tingkah laku dari dalam dirinya sendiri yang tidak bisa dilihat dari luar.

Thornburgh dalam Priyitno (1989: 10) berpendapat bahwa motivasi intrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan faktor pendorong dari dalam diri sendiri. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi intrinsik adalah dorongan dari dalam individu, dimana dorongan tersebut menggerakkan individu atau subyek untuk memenuhi kebutuhan,tanpa perlu dorongan dari luar.

b. Motivasi ekstrinsik

Sardiman (1990: 90) memberikan definisi motivasi ekstrisik sebagai motif-motif yang menjadi aktif dan berfungsi karena adanya perangsang dari luar. Motivasi ekstrinsik dapat dikatakan lebih banyak dikarenakan pengaruh dari luar yang relatif berubah-ubah.

Motivasi ekstrinsik dapat juga di katakan sebagai bentuk motivasi yang di dalamnya aktivitas belajar di mulai dan diteruskan berdasarkan dorongan dari luar yang tidak secara mutlak berkaitan dengan aktivitas belajar (Sardiman, 1990: 90).

Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa seseorang yang bermotivasi ekstrinsik melakukan sesuatu kegiatan bukan karena ingin mengetahui sesuatu, tetapi ingin mendapatkan pujian, hadiah dan sebagainya.

Cara Membangkitkan Motivasi Belajar

Terdapat beberapa cara untuk membangkitkan motivasi belajar pada diri individu siswa dalam melakukan aktivitas belajarnya. Menurut  Nasution (1982:81) cara membangkitkan motivasi belajar antara lain:

a. Memberi Angka

Banyak siswa belajar yang utama justru untuk mencapai angka yang baik, sehingga biasanya yang dikejar itu adalah angka atau nilai. Oleh karena itu langkah yang dapat ditempuh guru adalah bagaimana cara memberi angka-angka dapat dikaitkan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap pengetahuan.

b. Meberi Hadiah

Hadiah dapat membangkitkan motivasi belajar seseorang jika ia memiliki harapan untuk memperolehnya, misalnya: seorang siswa tersebut mendapat beasiswa, maka kemungkinan siswa tersebut akan giat melakukan kegiatan belajar, dengan kata lain ia memiliki motivasi belajar agar dapat mempertahankan prestasi.

c. Hasrat Untuk Belajar

Hasil belajar akan lebih baik apabila pada siswa tersebut ada hasrat atau tekad untuk mempelajari sesuatu.

d. Mengetahui Hasil

Dengan mengetahui hasil belajar yang selama ini dikerjakan, maka akan bisa menunjukan motivasi siswa untuk belajar lebih giat, kerana hasil belajar merupakan feedback (umpan balik) bagi siswa untuk mengetahui kemampuan dalam belajar.

e. Memberikan Pujian

Pujian sebagai akibat dari pekerjaan yang diselesaikan denga baik, merupakan motivasi yang baik pula.

f. Menumbuhkan Minat Belajar

Siswa akan merasa senang dan aman dalam belajar apabila disertai dengan minat  belajar apabila disertai dengan minat belajar. Dan hai ini tak lepas dari minat siswa itu dalam bidang studi yang ditempuhnya.

g. Suasana yang Menyenangkan

Siswa akan merasa aman dan senag dalam belajar apabila disertai denga suasana yang menyenangkan baik proses belajar maupun situasi yang dapat menumbuhkan motivasi belajar.



Daftar Pustaka

  • Esti, Sri.1989. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Grafindo
  • Nasution. 1982. Teknologi Pendidikan. Bandung: Bumi Aksara
  • Priyitno, Elida. 1989. Motivasi Dalam Belajar. Jakarta: P2LPTK
  • Sardiman, A,M. 1990. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.

Dikutip dari ; http://www.kajianpustaka.com/2013/04/motivasi-belajar.html

Minggu, 17 Januari 2016

Artikel Siswa Hukum yang dilupakan, Kejamnya Aksi Teror


HUKUM YANG DILUPAKAN

 Pernahkah anda mendengar tentang kasus korupsi  di Indonesia ? korupsi merupakan penyalahgunaan jabatan resmi untuk kepentingan pribadi . Korupsi sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia .Berawal dari masa orde baru hingga sekarang ,korupsi di Indonesia semakin merajalela sebagai akibat dari hukum  yang kurang tegas . Banyak kasus korupsi di Indonesia yang masih “ngambang” alias belum tuntas dan justru malah di alihkan dengan kasus – kasus kecil yang di besar-besarkan ,hingga pada akhirnya kasus korupsi tersebut menjadi terlupakan.
Pemerintah kurang tegas dalam menghadapi kasus korupsi di Indonesia ,tidak seperti negara- negara maju pada umumnya yang memberi hukuman tegas sehingga membuat jera para koruptornya .Salah satunya adalah negara  Cina yang memberi hukuman mati untuk para  koruptornya .Pemerintah Indonesia seharusnya dapat meniru Negara maju tersebut sehingga dapat mengurangi jumlah pejabat yang korupsi.Dengan begitu,Indonesia pun sedikit terbebas dari korupsi yang sangat merugikan Negara.


Nama Kelompok : X MIA 1
1.                           Lutfiatun Nafisah (20)
2.                            Nur Azizah (25)
3.                            Sindy Zulistyani (27)



Kejamnya Aksi Teror

“Teror” sepenggalan kata yang bermakna cukup besar bagi kehidupan. Bagaimana tidak? Kata teror semakin lama kian merajalela di tengah-tengah lalu lalang masyarakat saat ini. Tak pernah terduga,kata yang tersusun atas lima huruf itu berdampak sangat besar bagi kehidupan masyarakat.

Teror yang bisa ditafsirkan usaha untuk menciptakan ketakutan,kengerian,dan kekejaman oleh seseorang atau golongan. Kini kian merajalela, khususnya dinegara kita “Indonesia”. Tepatnya sekitar dua hari yang lalu di Jakarta. Sebuah aksi teror bom telah meresahkan warga ibu kota.
Walaupun Indonesia jauh dari timur tengah, namun negara ini sudah sering mengalami serangkaian aksi terorisme yang menewaskan lebih dari seratusan orang.
Pada tahun ke tahun, seiring dengan berjalannya waktu yang tak akan berjalan undur, dan selalu akan berjalan ke depan, Indonesia telah melewati semua rintangan salah satunya yang menyangkut tentang terorisme.
Sejak teror pertama yaitu kasus bom Bali pertama pada tahun 2002, Indonesia mulai melangkah lebih maju untuk memberantas aksi terorisme Indonesia. Pada tahun 2003, pemerintah Indonesia mengesahkan UU No.15 tahun 2003 tentang terorisme. Sebuah badan yang khusus memberantas aksi terorisme.
Akibat dari aksi-aksi terorisme yang terus menerus menerjang negara Indonesia. Kini para aparat  kepolisian serta TNI Polri selalu bersikap dengan sigap dalam menghadapi semua masalah yang berkaitan dengan negara.
Kasus bom di Sarinah yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan 7 dari 26 tewas, 6 orang warga negara, dan 1 orang warga asing yang diduga ikut serta dalam pengeboman. Dan 23 orang lainnya dari warga sipil.
Aksi teror tersebut sempat membuat lumpuh lalu lintas di kawasan Sarinah., dan mengalihkan jalur menuju ke kawasan Sarinah menuju jalur yang lain.
Kami rasa aksi teror ini bukan yang terakhir kalinya. Aksi pengeboman selalu dilakukan dengan jeda-jeda yang cukup untuk membuat kita lengah.
Ruang lingkup terorisme jaman sekarang sudah lebih luas dan mengarah kepada golongan masyarakat yang memiliki pondasi pemikiran yang lemah dan mudah di goyahkan seperti pelajar dan mahasiswa. Terorisme harus di usut tuntas sampai keakarnya. Jangan langsung mempercayai orang asing yang tiba-tiba bergalak sudah akrab.

SUMBER : sebagian di kutip dari mooza_alkaz.blogspot.com dan KBBI
NAMA KELOMPOK : X MIA 1
1.    Afnan Hanifah Rosyidatul Ulya
2.    Lutfiarun Nandhifah
3.    Natasya Putri Irawanda
4.    Yunita Choirul Fitria

 

Ketertiban di Negeri Kita

         Ketertiban merupakan keadaan serba teratur dengan tujuan agar terciptanya suasana yang tentram dan damai. Salah satunya adalah ketertiban berlalu lintas.
     Di Indonesia banyak terjadi pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas. Hampir setiap jamnya banyak terjadi kecelakaan lalu lintas.Hampir setiap jamnya banyak terjadi kecelakaan lalu lintas. Karena kelalaian pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
       Tentu saja kebiasaan ini, berbeda 180 derajat dengan ketertiban di Negara-Negara maju. Seperti Singapura, dimana ketertiban sangat ditekankan pada warga masyarakatnya. Bukan anya tertib lalu lintas, tetapi Singapura juga menekankan ketertiban dalam segala bidang dan sector pemerintahan. Sebenarnya Indonesia memiliki potensi dalam menjalankan ketertiban seperti itu. Mengingat  hukum  di Indonesia bersifat memaksa.Tapi,potensi itu belum sepenuhnya di optimalkan.Mengingat banyaknya pelanggar ketertiban,terutama ketertiban lalu lintas yang belum di tindak secara tegas.


Sumber;Hasil Diskusi Kelompok. X MIA 1
1.    Firqotus Sa’adah
2.    Lilik Hidayatul M.
3.    Nabila Putri A.
4.    Vio





Dimana Letak Keadilan Negara Ini?

Korupsi merupakan masalah yang cukup besar di negara Indonesia. Hampir semua pejabat tinggi di Indonesia melakukan korupsi secara besar-besaran. Masalah korupsi ini seharusnya lebih diperhatikan oleh lembaga peradilan tinggi Indonesia. Dan tindakan korupsi ini harus diberi sanksi dan hukuman yang tegas. Masalah besar seperti korupsi ini  justru malah lebih disepelekan dari pada masalah-masalah kecil, contohnya mencuri sandal, mencuri pisang, mencuri kayu bakar dikebun orang lain dan lain-lain. Masalah kecil seperti itu saja di berikan sanksi yang cukup tegas oleh lembaga hukum, apalagi masalah besar seperti korupsi? Apakah ada keadilan dalam negara ini? Padahal agar terciptanya suatu ketertiban itu harus ada suatu hukum yang berkeadilan. Pemerintah sebaiknya lebih tegas dalam menindaklanjuti kasus korupsi yang pernah ada di negara ini dan mencari siapa pakar dari suatu korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat tinggi, bukan hanya menghukum orang yang tertangkap basah sedang  melakukan korupsi saat itu,tetapi juga harus menindaklanjuti dan mencari siapa pakar dari korupsi itu
Selain tindakan itu sebaiknya rakyat indonesia juga harus pandai memilih pejabat yang benar-benar bijaksana dan bisa membuat warganya menjadi lebih maju, makmur dan sejahtera. Begitupun juga dengan pejabatnya, seorang pejabat seharusnya tidak cuman ahli dalam bidang pengetahuan umum saja,tetapi juga harus ahli dalam bidang pengetahuan agama. Dengan adanya pejabat yang mempunyai pendidikan  yang mendalam dalam bidang pengetahuan umum dan agama, masalah korupsi di Indonesia sedikit demi sedikit akan bisa berkurang.

Dari hasil diskusi dan pemikiran kelompok kami
(Ifa Nurunniyah,Afrilliyana Nur Rofikoh,Sholikhatun Dewi Sri Hartiningsih).

Sabtu, 28 November 2015

SOAL PKN SEMESTER GASAL KELAS XII TP 1415


SOAL SEMESTER GASAL KELAS XII PKN
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

1.   Ideologi adalah pengetahuan mengenai cara menyembunyikan kepentingan, mendapatkan serta mempertahankan kekuasaan dengan memanfaatkan konsepsi –konsepsi keagamaan dan tipu daya. Pendapat ini dikemukakan oleh...
a. Antoine Destut de Tracy            c. Mordiono                                         e. Karl Max
b. Nicollo Machiavelli                   d. Louis Altuser
2.   Ideologi akan mampu bertahan dalam menghadapi perubahan masyarakat bila mempunyai tiga dimensi, diantaranya adalah....
a. Dimensi Sosialisme                    c. Dimensi Fleksibel                            e. Dimensi Mutualis
b. Dimensi Individualis                   d. Dimensi Realita
3.   Sidang BPUPKI pertama tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas tentang....
a. Rancangan Hukum Dasar         c. Hubungan Negara dan Agama       e. Dasar Negara
b. Wilayah Negara                         d. Bentuk Negara
4.   1. Kebangsaan                   3. Kesejahteraan Sosial
2. Internasionalisme           5. Ketuhanan Yang Maha Esa           
3. Mufakat / Demokrasi
Ini adalah rumusan Pancasila Yang diusulkan oleh...
a. Ir. Soekarno                  c. Prof. Dr. Mr. Supomo                     e. Dr. Radjiman Widyodiningrat
b. Moh. Hatta                     d. Mr. Muhammad Yamin
5.   Setelah Panitia 9 mengadakan pembahasan maka ditetapkanlah rancangan pembukaan UUD yang kemudian dikenal dengan ...
a. Proklamasi                                 c. Piagam Jakarta                 e. Pembukaan
b. Dasar Negara                             d. Rancangan Anggaran Negara
6.   Sidang BPUPKI kedua menghasilkan rancangan hukum dasar (UUD) yang dilaksanakan pada tanggal...
a. 10-17 Juli 1945                         c. 1-17 Juli 1945                     e. 10-16 Juli 1945
b. 10-19 Juni 1945                         d. 10-17 Juni 1945
7.   Dibawah ini yang bukan fungsi pancasila sebagai ideologi negara...
a. Mempersatukan, memelihara dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan
b. Membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya                
c. Memberikan tekad untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa                      
d. Menyoroti kenyataan yang ada dan mengkritisi upaya perwujudan cita – cita yang terkandung
    dalam pacasila
e. Memberikan arah dan tujuan bagi terbentuknya negara yang adil dan makmur
8.      Pancasila memiliki 2 watak yang sangat menonjol yaitu ....
a. Kaku dan Fleksibel                     c. Tertutup dan Fleksibel        e. Tetap dan Permanen
b. Terbuka dan Kaku                     d. Tertutup dan Terbuka
9.      Pancasila bersifat / berwatak terbuka, hal ini bisa dilihat dari penjelasan di bawah ini, kecuali...
a. Isi Pancasila tidak langsung operasional
b. Pancasila bukan ideologi yang memperkosa kebebasan dan tanggung jawab masyarakat  
c. Pancasila merupakan dasar negara
d. Pancasila bukan ideologi totaliter
e. Pancasila menghargai pluralisme
10.   Salah satu nilai yang terkandung dalam pancasila adalah nilai instrumental, nilai ini penjabaran dari nilai dasar yang diwujudkan dalam bentuk dibawah ini, kecuali...
a. Kebijakan                                   c. Strategi                                e. Sistem
b. Kebiasaan                                 d. Organisasi
11.   Nilai dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu nilai material, nilai vital dan nilai kerohanian. Pendapat ini dikemukakan oleh...
a. Prof. Dr. Notonegoro               c. C. Kluckholn                       e. Wiryo Kusumo
b. Kamus Ilmiah Populer                d. Nursal Lath
12.   Kemampuan ideologi untuk mencerminkan realitas yang hidup dalam masyarakat,dimana ia muncul untuk pertama kalinya, paling kurang realitas pada saat – saat awal kelahiranya disebut dimensi...
a. Religius                                       c. Fleksibilitas                          e. Realitas
b. Idealisme                                    d. Statis
13.   Contoh wujud nyata pengamalan nilai – nilai pancasila adalah ...
a. Mempromosikan Pancasila ke luar negeri
b. Mengikuti pelaksanaan ibadah agama lain       
c. Menghormati pemeluk agama lain saat melaksanakan ibadah
d. Menghafal Pancasila
e. Mengagung–agungkan agamanya dan memandang rendah agama lain                               
14.   Mana yang merupakan ciri – ciri ideologi terbuka ...
a. Isinya tidak langsung operasional
b. Keberlakuan isinya mutlak        
c. Berlaku untuk semua aspek kehidupan
d. Nilai – nilainya dipaksakan dari luar
e. Merupakan kerangka gagasan yang beku dan mati
15.   Pokok persoalan utama yang dibahas dalam sidang II BPUPKI adalah...
a. Rancangan Hukum Dasar       c. Kepala Negara                    e. Bentuk Pemerintahan
b. Dasar Negara                             d. Sistem Pemerintahan
16.   Anggapan –anggapan dasar yang membentuk kerangka keyakinan adalah ...
a. Nilai Dasar                      c. Nilai Instrumental                e. Paradigma
b. Nilai Operasional            d. Nilai Praktis
17.   Nilai keindahan disebut juga nilai...
a. Religi                              c. Estetis                                e. Sosial
b. Moral                              d. Intelektual
18.   Tidak adanya golongan tirani minoritas dan mayoritas adalah salah satu nilai yang terkandung pada sila...
a. Ketiga                            c. Keempat                             e. Pertama
b. Kedua                             d. Kelima
19.   Contoh menjunjung tinggi nilai –nilai ketuhanan adalah...
a. Membuat batasan pergaulan dengan pemeluk agama yang lain
b. Menjalankan agama sesuai dengan kemauanya         
c. Berusaha mempengaruhi orang lain untuk meyakini agamanya
d. Membina kerjasama antar umat beragama 
e. Jarang membina komunikasi dengan penganut agama lain
20.   Nilai yang paling efektif untuk menemkan nilia – nilai pancasila adalah...
a. Tempat Kerja                 c. Keluarga                              e. Taman Bermain
b. Sekolah                                     d. Masyarakat
21.    Sistem adalah suatu jaringan prosedur-prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema / pola yang bulat untuk menggerakkan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha / urutan. Pengertian sistem ini diungkapkan oleh...
a. Rusadi Kuntoprawiro                  c. Pamudji                               e. Koencaraningrat
b. Prajudi                                       d. W.J.S. Poerwadarminta
22.    Lembaga atau orang yang bertugas mengatur dan memajukan negara dan rakyatnya disebut...
a. Lembaga Negara                       c. Pemerintah                                    e. Pemerintahan
b. Instansi                                       d. Badan Hukum
23.   Pemerintah adalah sekelompok orang dan sejumlah lembaga yang membuat dan menegakkan hukum dalam suatu negara. Pengertian ini dikemukakan oleh...
a. Aristoteles                                   c. Polybios                              e. Austin Ranney
b. Plato                                           d. David Easton
24.   Pemerintah dalam arti sempit adalah...
a. Pelaksanaan kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif dalam suatu negara
b. Pelaksanaan yudikatif dalam suatu negara      
c. Pelaksanaan kekuasaan eksekutif dalam suatu negara
d. Pelaksanaan kekuasaan legislatif dan eksekutif dalam suatu negara                              
e. Pelaksanaan kekuasaan legislatif dalam suatu negara
25.   Negara yang pemerintah pusatnya berdaulat penuh atas semua tingkat pemerintah yang ada dibawahnya. Ini pengertian dari negara...
a. Negara Kesatuan                     c. Negara Tirani                      e. Negara Merdeka
b. Negara Serikat                           d. Negara Konfederasi
26.   Suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh satu orang demi kepentingan umum disebut...
a. Oligarki                           c. Monarki                              e. Aristokrasi
b. Politeica                          d. Tirani
27.   Bentuk pemerintahan dimana kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat yang pemerintahannya untuk kepentingan rakyat disebut ...
a. Aristokrasi                      c. Oligarki                                e. Demokrasi
b. Tirani                              d. Politeia
28.   Berikut ini merupakan ciri – ciri sistem pemerintahan parlementer adalah...
a. Kepala negara tidak bertanggung jawab terhadap kebijakan kabinet
b. Parlemen dapat menjatuhkan kekuasaan eksekutif    
c. Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab pada legislatif
d. Kepala negara sekaligus berperan sebagai kepala pemerintahan 
e. Para menteri bertanggung jawab pada lembaga eksekutif
29.   Contoh negara yang menerapkan sistem pemerintahan parlementer adalah...
a. Amerika Serikat             c. Arab                                                e. Inggris
b. Singapura                       d. Indonesia
30.   Pemerintahan Jokowi – JK sekarang menggunakan sistem pemerintahan...
a. Parlementer                   c. Referendum                                    e. Temokrasi
b. Presidensial                  d. Demokrasi
31.   Berikut ini adalah ciri – ciri sistem pemerintahan parlementer, yang tidak menjadi ciri pemerintahan parlementer adalah...
a. Parlemen dapat membubarkan kabinet
b. Semua anggota kabinet merupakan anggota parlemen          
c. Presiden adalah kepala negara juga kepala pemerintah
d. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen  
e. Pemusatan kekuasaan ketangan parlemen
32.   Dalam sistem pemerintahan presidensial, presiden tidak berwenang untuk...
a. Menjalankan fungsi sebagai Kepala Pemerintahan
b. Membentuk kabinet sebagai pembantunya     
c. Memberhentikan para menteri
d. Menjalankan fungsi sebagai kepala negara   
e. Membubarkan parlemen atau badan legislatif
33.   Berdasarkan teori Sinlus Polybios, tahapan bentuk pemerintahan setelah aristokrasi adalah...
a. Monarki                          c. Oklokrasi                             e. Tirani
b. Demokrasi                      d. Oligarki
34.   Monarki berasal dari bahasa...
a. Sansekerta                     c. Latin                                    e. Inggris
b. Yunani                           d. Belanda
35.   Seorang tokoh yang membahas perbedaan bentuk pemerintahan monarki dan republik dalam bukunya Traite de Droit Constitutional adalah...
a. Polybios                         c. Koolman                              e. Aristoteles
b. Leon Duguit                  d. Hastin Ranney
36.   Negara yang menjadi tipe ideal pelaksanaan sistem pemerintahan presidensial adalah...
a. Australia                         c. Amerika Serikat                e. Inggris
b. Jerman                           d. Belanda
37.   Berikut initermasuk negara Commonwealth, kecuali...
a. Malaysia                        c. Inggris                                 e. Kanada
b. India                                d. Australia
38.   Monarki absolut pernah diterapkan di Perancis pada masa Louis XIV. Berikut yang bukan termasuk ciri-cirinya adalah...
a. Semboyan yang terkenal I’etat c’est moi
b. Dikepalai oleh Raja/ Ratu / Syah / Kaisar     
c. Penguasa berkuasa secara mutlak 
d. Kekuasaan sang penguasa sangat terbatas    
e. Penguasa memegang kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif
39.   Dalam sistem pemerintahan presidensial antara lembaga saling menguji dan mengadakan perimbangan yang disebut dengan istilah...
a. The King Can do No Wrong
b. Equality Before The Law          
c. The Rule Of Law
d. Trias Politika
e. Check and Balances
40.   Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang. Ini merupakan bunyi dari pasal...
a. Pasal 3 ayat 1                c. Pasal 2 ayat 2                     e. Pasal 4 ayat 3
b. Pasal 2 ayat 1                d. Pasal 4 ayat 1
41.   Landasan Konstitusional bagi kekuasaan presiden RI untuk menjalankan pemerintahan negara dan mengangkat para menteri adalah...
a. Pasal 2 dan pasal 17 UUD 1945
b. Pasal 1 dan pasal 17 UUD 1945
c. Pasal 1 dan pasal 4 UUD 1945
d. Pasal 4 dan pasal 17 UUD 1945         
e. Pasal 1 dan pasal 2 UUD 1945
42.   Dalam sistem check and balances di indonesia, pihak MPR mempunyai wewenang untuk...
a. Memberhentikan presiden dan wakil presiden atas usulan DPR
b. Memberi pertimbangan dalam pemberian amnesti dan abolisi            
c. Mengawasi pemerintah / eksekutif dengan sejumlah hak pengawasan
d. Memberi pertimbangan dalam pengangkatan dan penerimaan duta   
e. Menyetujui / menolak perjanjian internasional
43.   Dasar berlakunya sistem pemerintahan parlementer pada masa antara 17 Agustus 1945 – 5 Juli 1959 adalah...
a. Dekrit Presiden 5 Juli 1959
b. Undang – Undang Dasar Sementara 1950   
c. Konstitusi RIS
d. Maklumat Pemerintah 14 November 1945   
e. Undang – Undang Dasar 1945
44.   Salah satu pokok – pokok sistem pemerintahan masa UUD 1950 adalah bahwa presiden dan wakil presiden tidak dapat diganggu gugat. Hal tersebut terdapat dalam pasal...
a. 45 ayat 1                                    c. 30 ayat 2                             e. 83 ayat 1
b. 45 ayat 2                                    d. 82 ayat 1
45.   Isi dari maklumat presiden pada tanggal 14 November 1945 adalah...
a. Bahwa Tanggung Jawab Pemerintah ada ditangan Presiden
b. MPR bertanggung jawab pada presiden          
c. Bahwa tanggung jawab presiden ada ditangan menteri
d. Presiden berhak mencopot kedudukan seorang menteri   
e. Bahwa tanggung jawab pemerintahan ada di tangan menteri
46.   Pada masa reformasi dibentuk UU No 28 Tahun 1999 yaitu tentang...
a. Penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN
b. Pemilu   
c. Partai Politik
d. Pemerintah Daerah   
e. Kebebasan berbicara di muka umum
47.   Nama kabinet Jokowi sekarang sama dengan nama kabinet pada masa pemerintahan tahun 1959 – 1966 yaitu kabinet...
a. Gotong – Royong                       c. Kerja                                   e. Pembaruan
b. Pembangunan                            d. Indonesia Bersatu
48.   Jumlah Kabinet yang dibentuk Jokowi sekarang adalah...
a. 34 orang                                     c. 30 orang                                          e. 35 orang
b. 32 orang                                    d. 31 orang
49.   Ketua DPR sekarang diambil dari kubu Merah Putih adalah...
a. Prasetyo Edi                   c. Edi Baskoro                                                e. Zulkifli Hasan
b. Hasan Sodikin                d. H. Setya Novanto, SE
50.   Dalam kabinet jokowi sekarang jumlah menteri perempuan lebih banyak dibanding dengan jumlah perempuan di kabinet sebelumnya, yaitu sebanyak...
a. 4 orang                           c. 7 orang                                            e. 9 orang
b. 3 orang                                d. 8 orang

Cerdas mencari peluang di media sosial

  *Hakikat Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), media sosial (atau mediasosial) didefinisikan sebagai pelantar atau   platform  ...